AGAR BLOK DI TERIMA ADSENSE
1. Membuat Konten Yang
Unik di Situs Anda
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya,
originalitas sebuah ide atau konten di dalam website Anda adalah nilai penting
bagi Google Adsense. Mereka memperhatikan apakah konten di dalam sebuah website
bermanfaat bagi orang lain atau tidak.
Sebenarnya konten-konten di internet itu banyak
yang membahas topik yang sama. Namun, cara penyajiannya atau cara penulisannya
yang berbeda. Misalnya, Anda menulis tentang “cara menanam bunga Mawar”,
tentunya ada banyak konten di situs lain yang membahas tentang ini. Namun, cara
menuliskan konten dan cara menyajikannya di blog Anda pasti berbeda dengan
konten di blog orang lain. Nah, kalau konten Anda adalah hasil copy paste dari
sumber lain, kemungkinan besar situs Anda tidak akan disetujui untuk ikut
program PPC Google Adsense.
2.
Perhatikan Umur Situs Yang Didaftarkan
Sebaiknya jangan terlalu
terburu-buru untuk mendaftarkan blog Anda untuk Google Adsense karena mereka
memperhatikan umur website, jumlah konten, jumlah pengunjung, page view, dan
lain-lain. Bila Anda saat ini memiliki blog yang sudah berumur 6 bulan, sudah
diisi banyak konten, dan memiliki unique visitor yang stabil, ini bisa
meyakinkan pihak Google Adsense bahwa blog Anda adalah tempat yang baik untuk
memasang iklan.
3.
Perhatikan Jumlah Konten Di Website/ Blog Anda
Jumlah konten adalah
salah satu faktor penting agar diterima di Google Adsense. Saya kurang yakin
berapa jumlah konten minimun di dalam sebuah website agar bisa diterima, tapi
menurut saya pribadi akan lebih mudah diterima bila website kita memiliki
banyak konten. Saya pribadi menyarankan untuk membuat minimal 60 konten artikel
sebelum mendaftar di Google Adsense.
Untuk situs berbentuk
blog, sebaiknya Anda rajin meng-update konten di dalam blog Anda karena ini
bisa mempengaruhi penilaian dari pihak Google. Blog yang sering di-update oleh
pemiliknya tentunya akan memiliki peluang lebih baik diterima oleh Google
Adsense dibandingkan dengan blog yang jarang sekali di-update.
4.
Gunakan Blogger.com atau YouTube.com
Nah, ini sangat penting
untuk kita perhatikan. Jika Anda sudah memiliki domain dan hosting sendiri,
maka peluang untuk diterima oleh Google Adsense akan lebih besar, tentunya
dengan memperhatikan poin-poin sebelumnya. Namun, jika Anda ingin menggunakan
domain & hosting gratis, dan ingin menjadi publisher Google Adsense, maka
sebaiknya Anda menggunakan Blogger.com.
Google Adsense tidak
bisa dipasang pada blog yang dibuat dengan WordPress.com, baik itu subdomain di
WordPress ataupun domain sendiri yang menggunakan free hosting di WordPress.Blogger.com adalah layanan blog
gratis yang diberikan oleh pihak Google. Tentunya ini keuntungan tersendiri
bagi mereka yang menggunakannya karena selama ini pihak Google selalu
memberikan kesempatan pada para pengguna Blogger.com untuk memonetize blog
mereka dengan program Google Adsense.
Jika Anda tidak ingin
membuat blog, masih ada cara lain, yaitu melalui YouTube.com. Tentunya Anda
harus punya beberapa konten video original yang di-upload ke YouTube.com. Video
ini harus memiliki views yang cukup banyak agar bisa diterima di program Google
Adsense.
5.
Informasi Pendukung
Ada baiknya situs Anda
dilengkapi dengan halaman informasi pendukung, misalnya halaman About, Privacy
Policy, Kontak, TOS. Ini akan membuat situs Anda terlihat serius dan
memperhatikan pengunjung blog.
Konten yang di buat tidak harus “luar biasa” agar diterima
oleh Google Adsense. Yang terpenting adalah menyajikan konten yang bermanfaat
bagi orang lain dan tentunya ditulis dengan cara yang unik, bukan hasil
meng-copy konten orang lain. Ada banyak blogger yang memiliki penghasilan rutin
dari iklan Google Adsense di blog mereka, mulai dari ratusan hingga ribuan
dollar per bulan. Nah, kalau Anda ingin memonitize website/ blog Anda dengan
cara memasang iklan, Google Adsense salah satu program PPC yang harus Anda
pertimbangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar